Pengaruh Fungsi Seksual yang Baik Dapat Meningkatkan Kualias Hidup Lansia
DOI:
https://doi.org/10.63953/vjkm.v2i2.22Keywords:
Fungsi seksual, kualitas hidup, lansiaAbstract
Seksualitas merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia sepanjang rentang kehidupannya termasuk lansia dimana kesehatan fungsi seksual dapat berpengaruh terhadap aspek kesehatan yang lain. Fungsi seksual yang terpelihara dengan baik dapat menjadi salah satu indikator pencapaian kesejahteraan kualitas hidup. Seiring bertambahnya usia, perubahan pada fungsi seksual terjadi secara progresif hingga berdampak terjadinya disfungsi seksual dan berpengaruh terhadap pencapaian kualitas hidup yang optimal. Tujuan penelitian kuantitatif ini adalah menggambarkan hubungan antara fungsi seksual denga kualitas hidup lansia. Sampel penelitian adalah lansia dengan usia ≥60 tahun di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Desain penelitian ini menggunakan cross sectional dengan metode purposive sampling yang melibatkan 69 responden lansia. Hasil penelitian dianalisa dengan Chi-square menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara fungsi seksual dan kualitas hidup pada lansia (p value = 0,026; OR 3,551; 95%CI 1,271 – 9,925) dimana lansia yang memiliki disfungsi seksual memiliki kecenderungan 3,5 kali lebih besar mengalami kualitas hidup yang rendah. Penelitian ini diharapkan dapat berguna untuk pengembangan ilmu keperawatan ke depannya mengenai pemeliharaan fungsi seksual untuk meningkatkan kualitas hidup pada lansia. Selain itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat melakukan studi mengenai faktor – faktor lain yang mempengaruhi kualitas hidup lansia dan studi mengenai pengalihan aktivitas seksual pada lansia.
References
Badan Pusat Statistika. (2017). Statistik penduduk lanjut usia. Statistik Penduduk Lanjut Usia, 1–239. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415 324.004
Buttaro, T. M., Koeniger-Donohue, R., & Hawkins, J. (2014). Sexuality and quality of life in aging: Implications for practice. Journal for Nurse Practitioners, 10(7), 480–485. https://doi.org/10.1016/j.nurpra.2014.04. 008
El-gharib, M. N., & Albehoty, S. B. (2018). Sex in Elderly Women. Reproductive System & Sexual Disorders : Current Research, 7(1), 11–14.https://doi.org/10.4172/2161-038X.1000221
Fileborn, B., Thorpe, R., Hawkes, G., Minichiel lo, V., Pitts, M., Dune, T. (2015). Sex, desire, and pleasure: Considering the experiences of older Australian women. Sexual and Relationship Therapy, 30(1), 117–130. doi:10.1080/14681994.2014.936722
Freak-Poli, r., Kirkman, M., De Castro Lima, G. (2017). Sexual Activity and Physical Tenderness in Older Adults : Cross Sectional Prevalence and Associated Characteristic. Journal Sex Medicine, 14(1), 918 -927
Hatzichritou, D. (2015). Diagnosing Sexual Dysfunction in Men and Women: Sexual History Taking and the Role of Symptom Scales and Questionnaires. The Journal of Sexual Medicine , Volume 13 , Issue 8 , 1166 – 1182
Jamali, S., Rahmanian, A., Javadpour, S. (2016). Examining the sexual function and related attitudes among aged women: A cross- sectional study. International Journal of Reproductive Biomedicine, 14(1), 29–38
Khaje-Bishak, Y., Payahoo, L., Pourghasem, B., & Asghari Jafarabadi, M. (2014). Assessing the quality of life in elderly people and related factors in tabriz, iran. Journal of Caring Sciences, 3(4), 257–263. https://doi.org/10.5681/jcs.2014.028
Marchiori, F., & Mara, D. (2017). Original Article Quality Of Life Of Elderly People Of The Community And Associated Factors, 11, 1430–1439. https://doi.org/10.5205/reuol.10263- 91568-1-RV.1103sup201715
Mauk, K. (2017). Gerontological Nursing: Competencies for Care. (4th ed.) Burlington: Jones & Bartlett Learning.
Miller, C. (2012). Nursing for Wellness in Older Adult. (C. A. Miller, Ed.) (Miller, Ca). Ohio: Lippincott Williams & Wilkins.
Mirghafourvand, M., Charandabi, S. M.-A., Jafarabadi, M. A., Tavananezhad, N., & Karkhane, M. (2016). Predictors of Health-Related Quality of Life in Iranian Women of Reproductive Age. Applied Research in Quality of Life, 11(3), 723–737. https://doi.org/10.1007/s11482-015-9392-0
Potter, P. A., Perry, A. G., Stockert, P. A., & Hall, A. M. (2013). Fundamentals of Nursing. (8th ed.). Missouri: Mosby Elsevier.
Pusdatin. (2015). Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI: Situasi Lanjut Usia di Indonesia 2016. Kementerian Kesehatan RI. ISSN: 2442-7659
Puspadewi, A. A. A. Y. U. R. (2015). Universitas Indonesia Hubungan Tingkat Depresi Dengan Kualitas Jakarta Universitas Indonesia Jakarta.
Putong, C. A., Tendean, L., Wantouw, B., Biologi, B., Andrologi, D. (2014). Pengaruh Usia Lanjut Terhadap Hasrat Seksual Pria. Retrieved from http://download.portalgaruda.org/article.php?article=146455&val=1008&title=Pen Garuh Usia Lanjut Terhadap Hasrat Seksual Pria
Rohmah, A. I. N., & Bariyah, K. (2012). Kualitas Hidup Lanjut Usia. Quality of Life Elderly. 120 Juli, 120–132. https://doi.org/ISSN 2086-3071
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Wafa Sofia Fitri, Sheirly Mariani, Etty Rekawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0.
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan bahan untuk tujuan apa pun, bahkan tujuan komersial.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- ShareAlike — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat sesuatu berdasarkan materi asli, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan materi asli.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.















