Analisis Masalah Pengelolaan Sampah Di Desa Jelun Dan Pemetaan Sebaran Timbulan Sampah

pemetaan sebaran timbulan sampah

Authors

  • Asroful Waro'faid Sukamto Asroful Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, Universitas Airlangga
  • Ayik Mirayanti Mandagi Departemen Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, Universitas Airlangga https://orcid.org/0000-0002-6566-2182
  • Susy Katikana Sebayang Departemen Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, Universitas Airlangga
  • Syahrul Ramadhan Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, Universitas Airlangga https://orcid.org/0009-0004-8617-3857

DOI:

https://doi.org/10.63953/vjkm.v3i2.38

Keywords:

pengelolaan, pembakaran, pemetaan, sampah, timbulan, management, burning, mapping, waste, emergence

Abstract

Indonesia menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah, terutama akibat pertumbuhan penduduk yang pesat dan laju urbanisasi yang terus meningkat. Pulau Jawa tercatat sebagai penyumbang sampah terbesar dengan total timbulan mencapai 13,46 juta ton. Peningkatan volume sampah serta praktik pembakaran yang berlangsung secara terusmenerus dapat menimbulkan risiko kesehatan dan menjadi tempat berkembang biaknya vektor penyakit. Sistem informasi geografis melalui pemetaan dapat dimanfaatkan untuk mengidentifikasi dan memetakan wilayah-wilayah yang terdampak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan pengelolaan sampah serta memetakan area berisiko terkait timbulan dan pembakaran sampah di Desa Jelun, Banyuwangi. Pendekatan yang digunakan adalah metode observasional mixed method, yaitu metode kualitatif melalui Focus Group Discussion untuk menggali informasi terkait masalah pengelolaan sampah, dan metode kuantitatif untuk memperoleh data persentase timbulan serta lokasi pembakaran sampah dengan bantuan aplikasi GPS Essential dan Quantum GIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama dalam pengelolaan sampah disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat serta ketiadaan lahan pembuangan yang memadai. Pemetaan menghasilkan 76 titik koordinat yang menunjukkan lokasi timbulan dan pembakaran sampah, yang berpotensi menyebabkan banjir akibat tersumbatnya aliran sungai saat hujan. Oleh karena itu, dibutuhkan kesinambungan program pengelolaan, serta perluasan cakupan pengumpulan data yang terintegrasi dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat serta petugas kebersihan.

References

Alfayad, A., Sukamto, A. W., & Ramadhan, S. (2023). Optimalisasi Tradisi Bersih Desa Melalui D-TRASH (Digital Trash) Sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan Desa Taman Sari Kabupaten Banyuwang. Prosiding Pekan Ilmiah Pelajar (Pilar), 3, 218–232.

Direktorat Penanganan Sampah RI. (2024). Laporan Kinerja Direktorat Penanganan Sampah. Menlhk.Go.Id, 1. https://www.menlhk.go.id/profile/organization/

Karim, U. N., Lubis, E., & Dewi, A. (2022). Hubungan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga terhadap Status Kesehatan Penyakit Menular. NERS Jurnal Keperawatan, 18(1), 26. https://doi.org/10.25077/njk.18.1.26-36.2022

KLHK. (2024). Laporan Kinerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2024.

Lingga, L. J. (2024). Sampah di Indonesia: Tantangan dan Solusi Menuju Perubahan Positif. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4, 12235–12247.

Marpaung, D. N. (2022). Analisis Faktor Penyebab Perilaku Buang Sampah Sembarangan Pada Masyarakat Desa Kluncing, Banyuwangi. Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 47–57. https://doi.org/10.22487/preventif.v13i1.240

Novriansyah, M. A. (2023). Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lokasi Tempat Pembuangan Sampah Legal di Sukabumi. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 7(3), 1194–1206. https://doi.org/10.33379/gtech.v7i3.2869

Rizky Maharja. (2022). Pengenalan Pengolahan Sampah Berbasis 3R pada Masyarakat Pedesaan sebagai Upaya Pengurangan Timbulan Sampah Rumah Tangga. Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat, 05(01), 62–71. https://pemas.unisla.ac.id/index.php/JAB/index

Siti Nur Khotimah, S. L. (2024). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBENTUKAN BANK SAMPAH SEBAGAI UPAYA MENGURANGI PENUMPUKAN SAMPAH DI DUSUN PAGUAN, DESA PETUNG, KECAMATAN BANGSALSARI, KABUPATEN JEMBER. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat UNWIRA, 1(3), 237–245. https://ejournal.iaifa.ac.id/index.php/JPMD/article/view/485

Wijayanti, A. N. (2023). Analisis partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan sampah di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management), 7(1), 28–45. https://doi.org/10.36813/jplb.7.1.28-45

Wulakada, H. H. (2021). SAMPAH SEMENTARA ( TPSS ) MENGGUNAKAN METODE PROMETHE DI KOTA Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Nusa Cendana A . PENDAHULUAN Dinamika pertambahan penduduk perkotaan tidak hanya disebabkan meningkatnya angka kelahiran namun lebih dominan dipeng. Jurnal Geografi, 17, 31–44.

Downloads

Published

23-12-2025

How to Cite

Asroful, A. W. S., Ayik, A. M. M., Susy, S. K. S., & Syahrul, S. R. (2025). Analisis Masalah Pengelolaan Sampah Di Desa Jelun Dan Pemetaan Sebaran Timbulan Sampah: pemetaan sebaran timbulan sampah. Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(2), 101–107. https://doi.org/10.63953/vjkm.v3i2.38