Survei Indeks Massa Tubuh dan Konsumsi Zat Gizi pada Masyarakat Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Syarat Kelayakan Donor Darah : Sebuah Studi Spasial

Authors

  • Ikrimah Nafilata STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Gravinda Widyaswara Progam Studi Teknologi Bank Darah, STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Aulia Rahman Progam Studi Teknologi Bank Darah, STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Wiwit Sepvianti Progam Studi Teknologi Bank Darah, STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Arif Tirtana Progam Studi Teknologi Bank Darah, STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Kumara Rahmawati Zain Progam Studi Teknologi Bank Darah, STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Sunartono Sunartono Progam Studi Teknologi Bank Darah, STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Siti Arifah Program Studi Radiologi, STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Ahmad Fauzi Program Studi S1 Administrasi Kesehatan, Universitas Indonesia Mandiri, Lampung

DOI:

https://doi.org/10.63953/vjkm.v3i2.60

Abstract

Konsumsi zat gizi dapat mempengaruhi IMT seseorang, seperti pada Dusun Kaliadem dan Petung yang merupakan dusun terdampak erupsi gunung Merapi pada tahun 2010. Kebijakan pasca erupsi harus merelokasi kedua dusun tersebut ke area yang lebih aman yaitu Hunian Tetap (Huntap), sehingga perlu adanya survei mengenai status gizi masyarakat serta pemetaan titik household, kaitannya dengan kelayakan syarat donor darah sukarela sebagai bagian pembentukan Desa Siaga Donor Darah. Penelitian merupakan survei observasional dengan desain cross-sectional pada 331 responden yang diambil berdasarkan tujuan estimasi proporsi. Pengumpulan data berupa wawancara, pengukuran tinggi badan, berat badan dan pengambilan titik household.  Analisis data secara univariat dan persebaran household kategori IMT digambarkan menggunakan QGIS. Didapatkan hasil IMT kategori Normal mendominasi dibandingkan dengan kategori IMT Sangat kurus (3,3%), kurus (6,3%), overweight (14,8%), obesitas (22,4%), serta secara pemetaan persebaran kategori IMT yang bermasalah berdekatan karena masih dalam satu area Huntap. Disarankan agar instansi kesehatan setempat dapat melakukan edukasi mengenai konsumsi gizi berdasarkan titik household permasalahan kategori IMT, kaitannya dengan syarat kelayakan donor darah untuk pembentukan Desa Siaga Donor Darah.  

References

Faridi A, Trisutrisno I, Irawan AMA, Lusiana SA, Alfiah E, Rahmawati LA, et al. Survei Konsumsi Gizi. Yayasan Kita menulis; 2022.

Hasibuan MUZ, A P. Sosialisasi Penerapan Indeks Massa Tubuh (IMT) di Suta Club. J Cerdas Sifa Pendidik. 2021;10:19–24.

Sulistyo A, Resmiaini. Edukasi Indeks Massa Tubuh Melalui Pengukuran Berat. J Pengabdi Kpd Masy Nusant. 2024;5(2):2285–92.

Sari RP, Agustin K. ANALISIS HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN PENYAKIT INFEKSI PADA ANAK BALITA DI POSYANDU WILAYAH PUSKESMAS. J Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 2023;14(1):171–8.

Salsabila N, Amaliah L, Koerniawati RD. Hubungan Status Gizi, Asupan Zat Gizi, Aktivitas Fisik, serta Kebiasaan Merokok dengan Hipertensi di Poliklinik Jantung RSUD Banten. JANE-Health J Appl Nutr Environ Heal. 2025;1(1):8–19.

Az Zahara FP, Rayasari F. Analisis Faktor Risiko Kejadian Penyakit Tidak Menular (Hipertensi, Diabetes Mellitus dan Obesitas). Indones J Nurs Sci Pract. 2024;6.

Huriani E, Suhaini P, Rahman D. Persepsi Mahasiswa Tentang Donor Darah: Sebuah Studi Kualitatif. Jik J Ilmu Kesehat. 2023;7(1):32.

WHO. Blood Transfusion Safety [Internet]. 2024. Available from: https://www.who.int/health-topics/blood-transfusion-safety#tab=tab_1

Ariadne M, Wulansari D, Isdaryadi FW, Yogyakarta DI. PERUBAHAN HUNIAN PADA HUNIAN TETAP GUNUNG MERAPI DAN PENGARUHNYA PADA EKONOMI KELUARGA. Vitruvian. 2023;135–42.

Kemenkes RI. Permenkes Nomor 41 Tahun 2014 Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta : Kementerian Kesehatan RI; 2014.

Kepuharjo K. Profil Kalurahan Kepuharjo [Internet]. 2025. Available from: https://kepuharjosid.slemankab.go.id/home/2017/01/31/kondisi-umum-kalurahan/

Puspitasari A, Putri S, Afrianti D. Kelayakan donor darah pada mahasiswa di Kota Semarang. J Sago Gizi dan Kesehat [Internet]. 2022;4. Available from: https://ejournal.poltekkesaceh.ac.id/index.php/gikes/article/view/1077/379

Khohir DS. Skrining Faktor Risiko Obesitas Usia Produktif. J Wacana Kesehat. 2024;9(2):97–104.

Purwono J, Sari R, Ratnasari A, Budianti A. SALT CONSUMPTION PATTERN WITH HYPERTENSION IN ELDERLY. J Wacana Kesehat [Internet]. 2025;5. Available from: https://jurnal.akperdharmawacana.ac.id/index.php/wacana/article/view/120/69

Musabikhah A, Mintarsih SN, Hendriyani H. Efektivitas Edukasi Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular dengan Booklet terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja. J Ris Gizi [Internet]. 2023;11(1):35–43. Available from: https://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jrg/article/view/10782/3360

Widyaswara G, Sepvianti W, Rahman A, Zain KR, Tirtana A, Nafilata I. PENGEMBANGAN DESA SIAGA DONOR DARAH MELALUI PROGRAM PEMERIKSAAN DAN PENDATAAN GOLONGAN DARAH WARGA DUSUN MANGGONG, KEPUHARJO, CANGKRINGAN, SLEMAN. J-Abdi J Pengabdi Kpd Masy. 2023;2(9):6469–76.

Downloads

Published

23-12-2025

How to Cite

Ikrimah Nafilata, Widyaswara, G., Rahman, A., Sepvianti, W., Tirtana, A., Zain, K. R., Sunartono, S., Arifah, S., & Fauzi, A. (2025). Survei Indeks Massa Tubuh dan Konsumsi Zat Gizi pada Masyarakat Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Syarat Kelayakan Donor Darah : Sebuah Studi Spasial. Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(2), 55–62. https://doi.org/10.63953/vjkm.v3i2.60