Analysis of Achievement of Maternal and Child Health Programs in the SDG's Era
DOI:
https://doi.org/10.63953/vjkm.v4i1.75Keywords:
AKI, AKB, Indikator KIA, Program SDGsAbstract
Sustainable development through the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly Goal 3, targets a reduction in the Maternal Mortality Rate (MMR) to fewer than 70 deaths per 100,000 live births and the elimination of preventable deaths among infants and children under five by 2030, with a Neonatal Mortality Rate (NMR) of at most 12 per 1,000 live births and an Infant Mortality Rate (IMR) of at most 25 per 1,000 live births. However, in Padang City between 2014 and 2018, there was an increase in maternal deaths from 16 to 17 cases, while IMR rose from 89 to 92, and NMR increased from 52 to 70 cases. This study uses a prospective observational design to monitor policy implementation and applies descriptive analysis to evaluate the achievement of MMR and IMR-related indicators within the jurisdiction of the Padang City Health Office. Findings from 24 community health centers (Puskesmas) indicate that while some maternal and child health (MCH) programs have met their targets, others have not. Therefore, it is crucial to strengthen the role of Puskesmas as gatekeepers in MCH services and enhance coordination among Puskesmas, the Health Office, cross-sectoral stakeholders, and community support systems
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Profil kesehatan Indonesia tahun 2014. Jakarta: Kemenkes RI; 2014.
Hoelman MB, Parhusip B, Eko S, Bahagijo S, Santono H. Sustainable Development Goals (SDGs): Panduan untuk pemerintah daerah (kota dan kabupaten) dan pemangku kepentingan daerah. Jakarta: International NGO Forum on Indonesian Development; 2016.
INFID, ISAI. Sustainable Development Goals (SDGs). Jakarta; 2013. Available from: http://infid.org/pdfdo/1393225294.pdf
Badan Pusat Statistik. Kajian indikator Sustainable Development Goals (SDGs). Jakarta: BPS; 2014. Available from: https://media.neliti.com/media/publications/48852-ID-kajian-indikator-sustainable-development-goals.pdf
Notoatmodjo S. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2002.
Karunathilake ID. Health changes in Sri Lanka: Benefits of primary health care and public health. Asia Pac J Public Health. 2012;24:663–671.
Dinas Kesehatan Kota Padang. Laporan tahunan Dinas Kesehatan Kota Padang. Padang; 2018.
Evaluasi kinerja kebijakan kesehatan ibu dan anak. Indonesia; 2017.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Laporan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013. Jakarta: Kemenkes RI; 2013.
Mariati U, Agus Z, Sulin D, Masrul. Studi kematian ibu dan kematian bayi di Provinsi Sumatera Barat: Faktor determinan dan masalahnya. J Kesehat Masy Nas. 2011;5(6).
Hoelman MB, et al. Sustainable Development Goals (SDGs): Panduan untuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan daerah. Jakarta: International NGO Forum on Indonesia Development; 2016.
Badan Pusat Statistik. Profil penduduk Indonesia hasil SUPAS 2015. Jakarta: BPS; 2015.
Sistiarani C, Gamelia E. Analisis pencapaian indikator cakupan program kesehatan ibu dan anak (KIA). J Kesmasindo. 2012;5(2):95–120.
Susanti SD, Agus S. Kajian faktor-faktor penyebab kematian bayi di Kota Padang. J Human Care. 2018;2(3):105–117.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annisa Wahyuni, Putri Widya Herman, Helmizar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0.
Anda bebas untuk:
- Bagikan — salin dan distribusikan ulang materi dalam media atau format apa pun untuk tujuan apa pun, bahkan tujuan komersial.
- Adaptasi — mencampur, mengubah, dan mengembangkan bahan untuk tujuan apa pun, bahkan tujuan komersial.
Dengan ketentuan sebagai berikut:
- Atribusi — Anda harus memberikan penghargaan yang sesuai, menyediakan tautan ke lisensi, dan menunjukkan jika ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukannya dengan cara yang wajar, tetapi tidak dengan cara yang menunjukkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- ShareAlike — Jika Anda me-remix, mengubah, atau membuat sesuatu berdasarkan materi asli, Anda harus mendistribusikan kontribusi Anda di bawah lisensi yang sama dengan materi asli.
- Tidak ada batasan tambahan — Anda tidak boleh menerapkan ketentuan hukum atau tindakan teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan apa pun yang diizinkan oleh lisensi.















